Satu hari

Ku jeritkan pada Tuhanku

Ini bukan yang ku pinta!

Ini bukan hidupku!

Aku mahu lebih!

Kaki ku bentak.

Huh, ego.

Sombong.

Ku hentak kaki merengus pada Tuhan ku.

Pada tika itu, Satu yang ku pikir

Tuhan tak butuh pada ku.

Aku lupa,

Langit yang berpaksi atas ku,

Bumi yang ku hentak ini,

Kaki yang masih sempurna melangkah ini,

Nafas yang ku sedut,

Makanan yang aku lahap,

Makpak yang sayang tidak bertepi,

Adalah milik Tuhan ku.

Pinjaman!

Dan Tuhan perlu patuh padaku?

Andai Tuhan dengar pun, Dia akan ketawakan ku.

Kau tu hamba. Buat cara hamba. Taati Aku. Ikut ajaran agamaKu. Aku tak butuh apa-apa selain keabadian padaKu. Malah, Aku ampunkan dosamu, Aku sempurnakan hajatmu, sedangkan kau lupa siapa yang mencipta dan memilikimu.

Nah sekarang…

Siapa yang butuh siapa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s